Mengapa Tidak Dianjurkan Minum Teh Setelah Makan
Santap siang dengan sepiring nasi padang lengkap dengan lauk pauk, sambal, rendang, sayuran, lantas ditutup dengan segelas eh tes. Segar dan menyenangkan. Tapi, apakah benar kebiasaan yang selama ini kita ikuti itu baik untuk kesehatan? Anjuran untuk tidak langsung minum teh setelah makan berkaitan dengan interaksi antara kandungan asam fitat dalam teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Asam fitat merupakan zat non gizi yang dapat mengikat mineral besi (Fe), seng (Zn), atau magnesium (Mg). Akibatnya mineral-mineral itu tidak dapat diserap oleh tubuh dan dikhawatirkan akan menyebabkan anemia atau kekurangan zat besi. Oleh sebab itu, dianjurkan untuk memberi jeda antara konsumsi makanan dengan minum teh sekitar 2 jam. Mengenai zat besi, itu bergantung kepada bentuk zat besi yang terkandung dalam makanan yang kita konsumsi. Zat besi heme terdapat dalam makanan yang berasal dari sumber hewani seperti daging hewan. Besi heme dapat diserap oleh tubuh dua kali l...